Posted by : Unknown
Sunday, January 20, 2013
Sistem
operasi komputer telah mengalami perkembangan yang sangat pesat baik untuk
keperluan stand alone maupun jaringan. Ada banyak sistem operasi
komputer yang dapat digunakan dalam sebuah komputer baik stand alone maupun
jaringan diantaranya adalah Microsoft Windows Series (Win 3.1, Win 9x, Win ME,
Win 2000, Win XP, Win NT), Unix, Sun Solaris, Linux Series (Redhat, slackware,
Debian, SUSE, Mandrake, Knoppix, ubuntu), Mac, dan lain sebagainya.
Masing-masing sistem operasi memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga
diperlukan analisis dalam memilih sistem operasi mana yang sesuai dengan
kebutuhan.
- Microsoft Disk Operating System
![]() | |
| DOS |
Sistem
operasi yang menggunakan disk disebut Disk Operating System (DOS), sedangkan
sistem operasi yang menggunakan pita magnetik sebagai medianya disebut Tape
Operating System. Setiap komputer harus mempunyai sistem operasi, apakah
dipadukan ke dalam ROM atau dimasukkan melalui disk drive.
Microsoft
mengembangkan Disk Operating System (DOS) pada 1981. DOS yang sering disebut
juga sebagai MS-DOS, dirancang untuk computer IBM PC.. Windows 98 dan 2000
keduanya mendukung perintah DOS untuk mengatasi dan mengurangi masalah
kompatibilitas dengan aplikasi yang lebih tua. DOS merupakan kumpulan dari
perintah dan program yang digunakan untuk mengatur keseluruhan operasi komputer
pada sistem yang berbasis disk. Pada gambar 1 dapat dilihat tampilan dari DOS
prompt.
Terdapat
tiga bagian utama yang membangun disk operating system yaitu:
a. File boot
File
ini digunakan pada saat proses boot pada DOS atau proses startup pada sistem.
b. Manajemen file
Bagian
ini memungkinkan sistem untuk mengatur datanya dalam suatu sistem file dan
folder.
c. File utility
Bagian
ini memungkinkan pengguna mengatur resources dari sistem, melakukan troubleshooting
sistem, dan mengkonfigurasi seting sistem .
Program
DOS biasanya bekerja di belakang layar (tidak terlihat) dan mengijinkan
pengguna untuk memasukan karakter dari keyboard, mengenali struktur file untuk
data yang tersimpan pada disk, dan menampilkan data melalui monitor atau
printer. DOS bertanggung jawab untuk menemukandan menyusun data dan aplikasi
pada disk. Dengan diperkenalkannya sistem operasi dengan GUI telah membuat DOS
jarang digunakan dan tergolong tua. Bagaimanapun juga DOS masih tergolong
penting pada banyak wilayah cakupan seperti pemrograman, mengoperasikan
aplikasi lama, dan instalasi sistem operasi Windows, terutama pada sistem
komputer yang lama. Semua generasi Windows mendukung perintah DOS untuk
kompatibilitas dengan aplikasi yang lebih tua. Dengan demikian sangat penting
untuk memahami dasar dari DOS sebelum melanjutkan proses instalasi Windows.
DOS
dapat berguna sebagai perangkat penolong ketika Windows tidak dapat dijalnkan
dengan baik dan dapat mengakses hard drive tanpa GUI dan mampu melakukan proses
diagnosa dan pemecahan masalah sistem. Berikut ini merupakan properti yang dimiliki
oleh DOS, yaitu
a. DOS
merupakan perangkat yang esensial untuk praktisi IT dan digunakan untuk
melakukan pemecahan masalah.
b. DOS
merupakan sistem operasi dengan barisan perintah dan tidak user-friendly.
Cara terbaik untuk mempelajari DOS adalah dengan menggunakannya
c. DOS
hanya dapat menjalankan satu program pada satu waktu karena tidak mendukung
multitasking.
d. DOS
hanya dapat menjalankan program yang kecil dan memiliki keterbatasan memori.
Untuk mengakses DOS dari Windows,
klik Start> Run, kemudian ketikkan command untuk mengakses DOS prompt.
A. Struktur File DOS
![]() |
| Struktur File DOS |
Untuk memahami perintah DOS,
pertama-tama perhatikan pada struktur dari disk. Program dan data tersimpan
pada sebuah disk seperti dokumen yang disimpan dalam lemari. Program dan data
pada DOS disimpan bersama-sama di dalam direktori. Direktori dapat disimpan didalam
direktori yang lain seperti folder dapat disimpan dalam folder yang lain.
Direktori yang ada dalam sebuah direktori disebut juga sebagai subdirektori. Di
Windows, direktori disebut sebagai folder. Pada DOS partisi di-mount pada suatu
drive seperti A:, B:, C:\ dan seterusnya. Pada drive tersebut akan diteruskan
berupa susunan hirarkis dari direktori dan sub-sub direktori hingga file.
Struktur file pada dos dapat dilihat pada gambar
B. Perintah Dasar DOS
Untuk dapat menggunakan
DOS, perlu diketahui terlebih dahulu perintah-perintah yang dapat dieksekusi
dalam DOS. Perintah DOS terdiri dari internal command dan external
command
1. Perintah
Internal DOS
Perintah ini adalah perintah DOS yang biasa dikerjakan setelah komputer
di booting, tanpa memerlukan disket DOS itu sendiri. Contoh perintah internal
dalam dos dapat diperlihatkan pada tabel.
![]() |
| Tabel Perintah Internal DOS |
Contoh aplikasi DIR (Melihat Isi File)
a.
Tampilkan semua isi disket yang ada di drive A
\>DIR
*.* (Tekan Enter)
b.
Tampilkan semua isi disket yang ada di drive A secara perhalaman
A:\>DIR
*.*/P (Tekan Enter)
c.
Tampilkan semua file yang ada di drive A yang ekstensinya.COM
A:\>DIR
*.COM (Tekan Enter)
d.
Tampilkan semua file yang huruf pertamanya C yang ekstensinya COM dan ada di
drive A
A:\>DIR
C*.COM (Tekan Enter)
e.
Tampilkan semua file yang huruf pertamanya C, huruf ketiganya M dan ekstensinya
huruf.COM
A:\>DIR
C?M*.COM (Tekan Enter)
Contoh aplikasi COPY (Menduplikat File)
a. Copy file Command.Com dari
drive C ke drive A
A:\>Copy Command.Com C:\ A:\
b. Copy
semua file yang ekstensinya.COM dari drive C ke drive
A
A:\>Copy
*.Com C:\ A:\ (Tekan Enter)
c. Copy semua file yang huruf pertamanya F dan ekstensinya. SYS drive
C ke drive A
A:\>Copy
F*.SYS C:\ A:\ (Tekan Enter)
d. Copy semua file yang ada di drive A ke drive
D sub directory Starup~1
A:\>Copy
*.* D:\ Starup~1
Contoh aplikasi REN (Mengganti Nama File)
a. mengubah
nama file LATIHAN menjadi UJIAN yang ada di drive A
A:\>REN LATIHAN UJIAN (Tekan Enter)
b.
Mengubah nama file
COMMAND.COM menjadi STAR.COM yang ada di drive A
A:\>REN COMMAND.COM STAR.COM (Tekan Enter)
Contoh aplikasi DEL (Menghapus Nama File)
a. Menghapus
file LATIHAN yang ada di drive A
A:\>DEL LATIHAN (Tekan Enter)
b.
Menghapus file COMMAND.COM yang ada di drive A:
A:\>DEL COMMAND.COM (Tekan Enter)
2. Perintah Eksternal DOS
![]() |
| Tabel Perintah Eksternal DOS |
Perintah ini adalah
perintah DOS yang biasa dikerjakan setelah komputer di booting, yang memerlukan
disket DOS itu sendiri .
A. Membuat Disk Boot DOS
Ada 3 file yang menentukan berhasil atau tidaknya sistem operasi
dilakukan yaitu:
a. IO. SYS
b. MS DOS.SYS
c. Command. Com
- Untuk membuat disk boot dos dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
- Jalankan DOS
- Masukkan Disket ke dalam drive
- Gunakan perintah C:>format A: /s
- Jika sebelumnya disket telah diformat, gunakan perintah C:>SYS A:
B. Booting Sistem dengan DOS
BOOTIG ada dua macam yaitu:
1. Booting Dingin (Cool Boot)
Yaitu pembacaan ketiga file sistem (IO.SYS, MS DOS.SYS dan
Command. Com) pada saat komputer baru dinyalakan atau pada saat menekan tombol
POWER ON.
2. Booting Panas (Warm Boot)
Yaitu pembacaan ketiga file sistem (IO.SYS, MS DOS.SYS dan
Command. Com) pada saat komputer sudah dinyalakan caranya ada dua yaitu:
a. Dengan menekan tombol RESET
b. Dengan menekan tombol ALT+CTR+DELETE secara bersamaan.
Langkah-langkah
pembacaan ketiga file sistem tersebut adalah:
a. Apakah disket atau hardisk yang digunakan berisi file IO.SYS dan
MS DOS.SYS.
Jika tidak, maka muncul pesan: No sistem Disk or disk Error
Replace and strike any key when ready
b. Apakah disket tersebut berisi file COMMAND. COM
Jika tidak, maka muncul pesan: Bad or missing Command
Interpreter
Proses boot DOS
dapat diperlihatkan juga pada gambar berikut ini:
![]() |
| Proses boot DOS |




